Indeks Kospi Turun 0,14 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 2,71 poin, atau sekitar 0,14 persen, pada Jumat (23/8/2019), menjadi 1.948,30. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 365 juta saham senilai 3,27 triliun won atau sekitar US$2,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 589 berbanding 246.

“Indeks Kospi melemah akibat komentar yang tidak terlalu dovish yang diutarakan beberapa pejabat Federal Reserve. Pernyataan-pernyataan tersebut memberi tekanan terhadap pasar saham sebelum berlangsungnya pidato pimpinan The Fed Jerome Powell,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Powell diperkirakan akan memberikan petunjuk terkait perubahan suku bunga The Fed dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan depan. Presiden The Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga dapat dilakukan bank sentral AS apabila kondisi ekonomi Negeri Paman Sam memburuk.

Investor asing dan institus masing-masing melakukan pembelian saham senilai 76 juta won dan 66 miliar won, sedangkan investor individu menjual saham senilai 91 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,23 persen, sebaliknya saham SK Hynix naik 0,81 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motor masing-masing meningkat 1,61 persen dan 0,95 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS untuk sesi kedua beruntun, turun 3,20 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.210,60 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen. Dalam sepekan terakhir, angka indeks naik 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 21,30 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 6.523,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand menguat, sedangkan Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 13,99 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 2.897,43. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 130,61 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 26.179,33.