ANALIS MARKET (23/8/2019) : Sektor Perbankan dan Properti Diproyeksi Jadi Penggerak Pasar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, IHSG mencatatkan net foreign sell mencapai Rp334 miliar pada penutupan perdagangan Kamis (22/8).

Kinerja bursa saham Asia terbatas pasca rilis the minutes of the Fed's meeting yang mensinyalir bahwa pemangkasan suku bunga acuan kali ini hanya pengkalibrasian ulang atau penyesuaian di pertengahan siklus bukan sebagai langkah awal dari pemangkasan tingkat suku bunga acuan yang agresif.

Selain itu, kondisi global yang mulai membaik menyebabkan harga emas merosot tipis.

Adapun Investor domestik mencatatkan net sell di sektor konsumer dan properti, masing -masing senilai Rp44 miliar dan Rp21 miliar.

Sementara itu, diperdagangan semalam (22/8), Dow Jones ditutup menguat 0,19% ke level 26.252 setelah rilis notula FOMC.

Mayoritas bursa saham AS cenderung melemah dipicu oleh penurunan indeks Markit US Manufacturing PMI Agustus.

Adapun pelaku pasar saat ini menantikan pidato Gubernur The Fed, Jerome Powell dalam pertemuan bank sentral tahunan pada Jumat (23/08).

Dari sisi domestik, BI memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan BI 7 D-RRR sebesar 25 bps menjadi 5,5%.

“Hari ini cermati sektor perbankan dan property,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (23/8/2019).