Indeks Kospi Turun 0,69 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 13,64 poin, atau sekitar 0,69 persen, pada Kamis (22/8/2019), menjadi 1.951,01. Volume perdagangan moderat mencapai 427 juta saham senilai 4 triliun won atau sekitar US$3,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 521 berbanding 301.

Indeks Kospi turun, memutuskan peningkatan yang berlangsung tiga sesi beruntun sebelumnya, setelah nota hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Juli mengindikasikan penurunan tajam suku bunga The Fed sulit untuk terjadi ke depannya.

“Nota pertemuan menunjukkan para anggota dewan The Fed memiliki pandangan yang berbeda terkait kebijakan moneter yang harus diambil. Pertemuan The Fed selanjutnya yang akan berlangsung di Jackson Hole makin mendapat perhatian karena kondisi ekonomi telah memburuk sejak pertemuan FOMC Juli,” ungkap laporan harian yang dirilis KB Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Juli lalu, suku bunga The Fed mengalami pemotongan untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir. Banyak pihak menginginkan pemotongan lebih lanjut dan lebih agresif dilakukan oleh The Fed untuk ke depannya.

Pimpinan The Fed Jerome Powell akan melakukan pidato terkait arah kebijakan moneter AS dalam pertemuan di Jackson Hole. “Dunia menantikan apa yang akan dikatakatan Powell. Yang terpenting bukanlah jumlah pemangkasan suku bunga, namun cara apa yang dipilih The Fed dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,” kata Kim Yoon-Seo, analis Shinhan Investment.

Investor asing dan institusi masing-masing melakukan penjualan saham senilai 122,5 miliar won dan 51,6 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 162 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,01 persen, sedangkan saham SK Hynix anjlok 2,64 persen. Saham perusaaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing turun 1,2 persen dan 1,76 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.207,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 18,50 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 6.501,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 3,10 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 2.883,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 221,32 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 26.048,72.