Inflasi di Akhir Tahun 2019 Diproyeksi Berada di Level 3,19 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Kemarin (01/8), Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, per Juli 2019 terjadi inflasi sebesar 0,31%, atau menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,55% (mtm). Sedangkan, inflasi tahun kalender (year to date) Januari-Juli sebesar 2,36% dan secara tahunan (year on year) 3,32%.

Penurunan inflasi didorong oleh inflasi kelompok inti dan volatile food yang terjaga serta deflasi kelompok administered prices.

Menyikapi kondisi tersebut diatas, dalam riset yang dirilis Jumat (02/8/2019), Kepala Riset/Ekonom Samuel Aset Manajemen (SAM) memperkirakan, angka inflasi di akhir tahun 2019 bisa berada di level 3,19% dengan asumsi tidak ada kenaikan harga BBM.

“Kami perkirakan angka inflasi di akhir tahun 2019 sebesar 3,19% dengan asumsi tidak ada kenaikan harga BBM,” jelas Lana. 

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menilai, realisasi inflasi Juli 2019 bisa meningkatkan kepercayaan investor dalam menanamkan modalnya di tanah air.

Menurutnya, inflasi yang terkendali menunjukkan pemerintah mampu menjaga stabilitas harga-harga pangan yang bergejolak. 

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi tetap rendah dan stabil yang diprakirakan berada di bawah titik tengah kisaran sasaran inflasi 3,5±1% pada 2019.

"Inflasi kita cukup baik, ini juga menegaskan bahwa stabilitas harga tetap bisa terjaga," kata Sri Mulyani, Kamis (1/8).

“Kita berharap dengan adanya momentum kuartal II dengan inflasi baik, stabilitas terjaga dengan adanya The Fed menurunkan suku bunga maka confidence dari consumer dan investor akan meningkat. Kita juga berharap di semester II mulai dari kuartal III momentum itu akan terlihat. Di dalam ekspor sendiri kita melihat adanya momentum yang positif, dan lingkungan global memberikan positif support terhadap itu,” tandas Sri Mulyani.