ANALIS MARKET (15/8/2019) : Rilis Neraca Perdagangan Juli Jadi Penggerak Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (14/8), IHSG masih dirundung net sell Rp573 miliar dengan sektor perbankan mencatatkan net sell Rp172 miliar.

Harapan pelaku pasar atas damai dagang ASTiongkok kembali menguat setelah Paman Sam menunda bea masuk produk Tirai Bambu.

Keputusan Paman Sam juga memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, dana asing Rp62,1 miliar parkir di portofolio BBRI setelah BBRI mencatatkan kenaikan laba bersih konsolidasi hingga 8,20% y-y pada IH19.

Sektor infrastruktur dan properti pun murung lataran dana domestik masing-masing sebesar Rp77 miliar dan Rp22 miliar mangkir dari portofolio mereka.

Di sisi lain, kemarin (14/8), Dow Jones ditutup melemah sangat dalam: -3.05% ke level 25.479.

Pasar obligasi yang merekam imbal hasil obligasi tenor dua tahun melampaui obligasi tenor 10 tahun menjadi sinyal kuat resesi AS.

Selain itu, imbas perang dagang juga terlihat dari data manufaktur Tiongkok yang hanya tumbuh 4,8%, jauh di bawah perkiraan konsensus 6,0%.

“Dari sisi domestik, pelaku pasar menantikan rilisnya data neraca perdagangan Juli 2019 yang akan diumumkan oleh BPS hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (15/8/2019).