Menhub Apresiasi Kerjasama Swasta dan Pemda Bangun Stasiun Telaga Murni Di Bekasi

Foto : Istimewa

Pasardana.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi langkah PT Fajar Putera Dinasti, anak perusahaan PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) dalam menyelesaikan pembangunan Stasiun Telaga Murni di Kabupaten Bekasi. Ia mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan swasta untuk memberikan peningkatan layanan bagi angkutan massal.

"Stasiun Telaga Murni merupakan merupakan kerja sama antara pemerintah dan swasta yang dikelola oleh PT Kereta Commuter Indonesia, sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya warga Bekasi," katanya di Bekasi, Selasa (13/8/2019).

Dia menambahkan model pembangunan tersebut sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 23/2017 tentang Perkeretaapian agar dilaksanakan dengan pihak lain termasuk swasta. Pembangunan yang dilakukan oleh pihak swasta bisa meningkatkan lebel pelayanan.

Menhub mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mendukung proses pembangunan hasil kerja sama dengan swasta. Model pembangunan tersebut harus bisa menjadi percontohan pada proyek transportasi lain.

Budi mengharapkan dengan adanya stasiun ini maka masyarakat dapat beralih menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi yang menyebabkan macet.

"Saya yakin bahwa fasilitas ini bisa memberikan layanan yang baik bagi masyarakat. Masyarakat bisa mendapatkan layanan yang baik sehingga meninggalkan angkutan-angkutan pribadi yang macet," tandas Budi.

Sebagai informasi, pembangunan Stasiun Telaga Murni merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan PT Fajarputera Dinasti pada 2014. Kerja sama itu kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan pada 2015 sampai dengan 2018.

Pembangunan tersebut diprakarsai pemerintah daerah yang pembangunannya melibatkan peran serta swasta, dalam hal ini pengembang kawasan pemukiman di wilayah Kabupaten Bekasi. Lokasi Stasiun Telaga Murni ini terletak di antara lintas Jakarta-Cikampek tepatnya antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang di Desa Telaga Murni.

Luas tanah Stasiun Telaga Murni adalah 2,051 m² dan luas bangunan 2,630 m². Stasiun ini memiliki fasilitas peron 260 meter untuk melayani 12 rangkaian kereta. 

Stasiun ini dibangun sesuai spesifikasi teknis sehingga memenuhi standar pelayanan minimum stasiun perkotaan, berupa fasilitas seperti ticketing gate, Closed Circuit Television (CCTV), serta petunjuk informasi kereta dan petunjuk jalur bagi penumpang.

Stasiun KA Telaga Murni telah dilakukan uji coba pengoprasian sejak 18 Mei 2019 hingga hari ini. Dari hasil uji coba tersebut telah dilakukan evaluasi secara keseluruhan hingga hari ini Stasiun Telaga Murni dinyatakan laik operasi dan siap diresmikan oleh Menteri Perhubungan.