Wall Street Melemah Seiring Merosotnya Saham Teknologi dan Energi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (9/8/2019) seiring merosotnya saham sektor teknologi dan energi.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 90,75 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 26.287,44. Indeks S&P 500 melorot 19,44 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 2.918,65. Indeks komposit Nasdaq melemah 80,02 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 7.959,14.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 melemah. Indeks sektor teknologi dan energi masing-masing turun 1,25 persen. Indeks sektor kesehatan dan properti masing-masing menguat 0,18 persen dan 0,07 persen.

Saham Skyworks Solutions dan Micron Technology masing-masing terjun 3,43 persen dan 2,6 persen. Saham Uber tergelincir 6,8 persensetelah melaporkan perolehan laba kuartalan yang gagal mencapai perkiraan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meneruskan penurunan dari sesi sebelumnya. Harga emas untuk pengiriman Desember 2019 turun US$1, atau sekitar 0,07 persen, menjadi US$1.508,50 per ons. Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan yang dialami nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 97,508.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat setelah indeks perdagangan saham Bursa Italia terjun 2,5 persen dipicu meningkatnya ketidakpastian kondisi politik di negara tersebut akibat pemimpin partai berkuasa Matteo Salvini menarik dukungan terhadap pemerintah koalisi dan menghendaki berlangsungnya pemilihan umum.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 32,05 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 7.253,85. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, anjlok 151,61 poin, atau sekitar 1,28 persen, menjadi 11.693,80.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 111,20 poin, atau sekitar 1,25 persen, menjadi 8.757,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis melemah 60,03 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 5.327,92.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,7 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2050 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,7 persen menjadi 1,0775 euro per pound.