Indeks Kospi Turun 0,69 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 14,13 poin, atau sekitar 0,69 persen, pada Rabu (31/7/2019), menjadi 2.024,55. Volume perdagangan moderat mencapai 578 juta saham senilai 5,41 triliun won atau sekitar US$4,57 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 464 berbanding 361.

Angka indeks turun seiring mencuatnya ekspektasi bahwa Jepang akan memperluas pembatasan ekspor ke Korea Selatan. “Para investor membatasi transaksi saham jelang berlangsungnya pertemuan Federal Open Market Committee,” kata No Dong-Gil, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing melakukan penjualan saham senilai 120 miliar won dan 49 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 77 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics terjun 2,58 persen setelah mengumumkan penurunan perolehan laba sebesar 53,1 persen year-on-year pada kuartal II 2019 akibat merosotnya harga chip memori dan melambatnya pertumbuhan bisnis mobile. Saham SK Hynix dan LG Electronics juga mengalami penurunan tajam, masing-masing tergelincir 2,53 persen dan 3,26 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,17 persen. Saham Hyundai Mobis dan Kia Motors masing-masing melemah 1,23 persen dan 0,23 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion terjun 3,67 persen, sebaliknya saham Samsung BioLogics melonjak 1,27 persen. Saham Hanmi Pharmaceutical turun 0,17 persen.

Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom naik 0,81 persen dan saham KT meningkat 0,54 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,80 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.183,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 32,50 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 6.812,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Thailand dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 19,83 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 2.932,51. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 368,75 poin, atau sekitar 1,31 persen, menjadi 27.777,75.