Menko Luhut : Jika Dibiarkan, Masalah Sampah Bisa Jadi Penghambat Ekonomi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki nilai potensi ekonomi laut yang sangat besar. Hanya saja, adanya masalah sampah yang belakangan ini tengah menjadi buah bibir di masyarakat tentu menjadi salah satu penghambat.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019). Menurutnya, untuk mengatasi masalah sampah ini tentu bukan pekerjaan yang mudah.

"Kelihatannya sederhana tapi ini berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan pariwisata. Yang lain memang penting, tapi ini super penting, bukan hanya soal investasi miliaran dollar, kalau tidak dikelola dengan baik bisa-bisa ada banyak masalah stunting," ujarnya.

Tentu saja masalah sampah masih menjadi pekerjaan rumah, Luhut mengatakan Indonesia masih dianggap baik dalam penanganan masalah sampah oleh Bank Dunia. Indonesia bahkan mendapatkan apresiasi dalam penanganan Sungai Citarum.

"Kita terus terang belum puas (penanganan Citarum). Tapi memang sudah banyak kemajuan. Kita juga terus berusaha mendidik masyarakat di sepanjang sungai agar tidak buang sampah sembarangan," imbuhnya.

Oleh karenanya, untuk meningkatkan pengelolaan sampah tersebut, pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan pemerintah Jepang. Lewat kerja sama ini, Jepang membantu memberikan pelatihan kepada peneliti di Indonesia dalam hal monitoring sampah. 

"Selain itu, kerja sama teknis dengan Jepang juga dalam pengembangan basis data dan teknologi pengelolaan sampah padat," tandasnya