Akibat Restrukturisasi, Laba Bersih Ford Merosot Tajam

foto: istimewa

Pasardana.id - Ford Motor Company pada Rabu (24/7/2019) merilis laporan yang menyebutkan bahwa perolehan laba bersih perusahaan otomotif Amerika Serikat tersebut hanya mencapai US$148 juta, atau sekitar Rp2 triliun, pada kuartal II 2019. Jumlah terebut berarti turun 86 persen bila dibandingkan kuartal II tahun sebelumnya.  

Seperti dilaporkan Xinhua, penuran laba bersih Ford terjadi karena disebabkan aktivitas restrukturisasi yang tengah dilakukan perusahaan. Akibat restruksturisasi, Ford harus mengeluarkan dana tambahan sebesar US$1,2 miliar.

Ford merugi di Amerika Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Tiongkok pada kuartal II 2019. Namun kerugian yang dialami Ford di Tiongkok lebih rendah US$328 juta dari kuartal II tahun lalu.

Ford mengirimkan 154.042 unit mobil di Tiongkok pada kuartal II 2019, turun 21,7 persen dari periode yang sama tahun lalu. Namun penjualan kendaraan dengan merek Ford, baik impor maupun domestik, dan kendaraan mewah Lincoln masing-masing meningkat 24 persen dan 28 persen.

April lalu, Ford mengumumkan peluncuran Ford China 2.0 dalam upaya mengakselerasikan bisnis mereka di Negeri Panda.