Wall Street Menguat Dipicu Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (22/7/2019) dipicu ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, bergerak naik 0,07 persen menjadi 27.172,04. Indeks S&P 500 menguat 0,28 persen menjadi 2.985,02. Indeks komposit Nasdaq meningkat 0,71 persen menjadi 8.204,14.

Saham Facebook melambung 2 persen jelang perilisan laporan perolehan laba kuartal III 2019. Saham Amazon dan perusahaan induk Google, Alphabet, keduanya naik 0,7 persen.

Indeks sektor teknologi melonjak 1,2 persen, menjadi sektor dengan peningkatan tertinggi di S&P 500. Indeks Philadelphia Semiconductor melambung 2 persen.

Saham Apple menguat 2,3 persen setelah Morgan Stanley meninkatkan target harga saham Apple. Saham Boeing anjlok 1 persen, membuat indeks Dow Jones bergerak naik terbatas, setelah lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch merevisi outlook Boeing menjadi negative dari sebelumnya stable.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik berkat aksi beli yang dilakukan para trader. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2019 naik 20 sen menjadi US$1.426,90 per ons.

Harga emas berjangka tercegah naik lebih tinggi dengan menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,01 persen menjadi 97,26.

Bursa saham Eropa minim pergerakan pada Senin seiring langkah wait-and-see yang diambil para investor jelang berlangsungnya pertemuan European Central Bank. Indeks STOXX 600 Eropa bergerak naik hanya 0,07 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 6,23 poin menjadi 7.514,93. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 29,33 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi menjadi 12.289,40.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 7 poin menjadi 9.163,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis menguat 14,69 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 5.567,02.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,20 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2476 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1113 euro per pound.