Indeks Kospi Meningkat 0,39 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, meningkat 8,11 poin, atau sekitar 0,39 persen, pada Selasa (23/7/2019), menjadi 2.101,45. Volume perdagangan moderat mencapai 620,16 juta saham senilai 4,52 triliun won atau sekitar US$3,83 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 515 berbanding 289.

Angka indeks meningkat dipicu semakin menguatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Eropa dalam upaya memacu laju pertumbuhan ekonomi. “Saham perusahaan yang memproduksi chip naik berkat pembelian yang dilakukan investor asing,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 287,18 miliar won dan 4,5 miliar won, sedangkan investor ritel menjual saham senilai 285,6 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,21 persen dan 0,52 persen. Saham perusahaan keuangan Shinhan Financial Group dan KB Financial Group masing-masing melonjak 1,87 persen dan 1,43 persen.

Saham perusahaan utilitas KEPCO melambung 4,81 persen, sebaliknya saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melorot 0,75 persen dan 0,58 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.178,9 won per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum diliputi penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,04 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 33,40 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 6.724,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Malaysia, dan VIetnam menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 12,97 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 2.899,94. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 95,22 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 28.466,48.