ANALIS MARKET (18/7/2019) : Secara Teknikal, IHSG Berpotensi Mengalami Pelemahan Dalam Jangka Pendek

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, secara teknikal, indikator stochastic IHSG membentuk pola dead cross menunjukkan potensi pelemahan dalam jangka pendek.

Adapun pergerakan pasar diperdagangan hari ini, Kamis (18/7), akan dipengaruhi oleh keputusan penetapan suku bunga Bank Indonesia.

Sebelumnya, semalam (17/7), Bursa Amerika Serikat ditutup melemah dengan Dow Jones ditutup 27,219.85 (-0.42%), NASDAQ ditutup 8,185.21 (- 0.46%), S&P 500 ditutup 2,984.42 (-0.65%).

Bursa saham US ditutup melemah secara keseluruhan. Hal ini didorong oleh mulainya muncul laporan keuangan ayng tidak sesuai dengan prediksi analis dan investor.

Selain itu, perjanjian antara US - China terkait peradng dagang bbelum terlihat ada perkembangan lagi, bahkan US masih melarang Huawei untuk digunakan di US. Semua hal ini tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Presiden Trump di pertemuan G-20.

Disamping US-China, pandangan management perusahaan yang telah melaporkan hasil keuangan kuartal II - 2019 rata - rata memberikan outlook dan sentimen dimana pertumbuhan perusahaan masih akan lebih lambat dari perkiraan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diprediksi melemah dengan Resistance 6,407 - 6,418 dan Support 6,366 - 6,381,” jelas analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (18/7/2019).