Indeks Kospi Melemah 0,14 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melemah 3,06 poin, atau sekitar 0,14 persen, pada Rabu (12/6/2019), menjadi 2.108,75. Volume perdagangan moderat mencapai 686 juta saham senilai 4,6 triliun won atau sekitar US$3,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 425 berbanding 393.

Indeks Kospi turun setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa produk yang diimpor dari Tiongkok akan dikenakan tarif baru apabila tidak ada perkembangan dalam perundingan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

“Mencuatnya ketidakpastian terkait hubungan AS-Tiongkok di bidang perdagangan membebani pasar modal Korea Selatan,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,56 persen. Saham LG Electronics dan SK Hynix juga melemah, masing-masing merosot 0,73 persen dan 2,23 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 1,74 persen, sedangkan saham Kia Motors tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,33 persen dan saham Celltrion meningkat 0,99 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.182,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,38 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 2,60 poin menjadi 6.543,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat. Bursa Filipina tutup sehubungan libur perayaan Hari Kemerdekaan.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 16,34 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 2.909,38. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 480,88 poin, atau sekitar 1,73 persen, menjadi 27.308,46.