Produk Meksiko Terancam Tarif, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (31/5/2019) setelah pemerintah Amerika Serikat berencana untuk mengenakan tarif baru terhadap produk yang diimpor dari Meksiko.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, anjlok 354,84 poin, atau sekitar 1,41 persen, menjadi 24.815,04. Indeks S&P 500 merosot 36,80 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 2.752,06. Indeks komposit Nasdaq terjun 114,57 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 7.453,15.

Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif, dengan indeks sektor layanan komunikasi turun 2 persen.

Saham perusahaan-perusahaan yang mengandalkan pasokan dari Meksiko terpuruk setelah Presiden AS Donald Trump pada Kamis (30/5/2019) mengumumkan rencana pengenaan tarif sebesar 5 persen terhadap seluruh produk impor dari Meksiko mulai 10 Juni mendatang.

Tarif akan terus ditingkatkan secara bertahap sehingga dapat mencapai 25 persen pada Oktober sampai pemerintah Meksiko dapat menghentikan arus imigran ilegal ke Negeri Paman Sam.

Saham perusahaan otomotif General Motors dan Ford Motor masing-masing terjun 4,25 persen dan 2,3 persen. Saham perusahaan ritel Walmart melemah 0,7 persen.

Sementara itu, saham perusahaan transportasi berbasis aplikasi Uber melonjak 1,5 persen setelah melaporkan peningkatan pendapatan yang lebih tinggi dari perkiraan pada kuartal I 2019, yaitu kenaikan sebesar 20 persen year-on-year.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring meningkatnya tensi antara AS-Meksiko. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2019 naik US$18,7, atau sekitar 1,45 persen, menjadi US$1.311,1 per ons.

Harga emas berjangka juga terdongkrak pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,32 persen menjadi 97,82.

Bursa saham Eropa juga melemah terpengaruh rencana pengenaan tarif terhadap produk Meksiko. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,8 persen pada Jumat, terjun 5,7 persen dalam sebulan terakhir.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 56,45 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 7.161,71. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, anjlok 175,24 poin, atau sekitar 1,47 persen, menjadi 11.726,84.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, terjun 153,60 poin, atau sekitar 1,68 persen, menjadi 9.004,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 41,28 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 5.207,63.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran US$1,2611 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1312 euro per pound.