Indeks Nikkei Anjlok 1,63 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, anjlok 341,34 poin, atau sekitar 1,63 persen, pada Jumat (31/5/2019), menjadi 20.601,19 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 8 Februari lalu.

Indeks Topix juga melemah secara signifikan, merosot 1,3 persen menjadi 1.512,28. Dari 33 subsektor indeks Topix, 32 di antaranya berakhir di teritori negatif.  

Dalam sepekan terakhir, indeks Nikkei anjlok 2,4 persen. Sedangkan dalam sebulan terakhir, indeks Nikkei terjun 7,4 persen, menjadi penurunan bulanan tertajam sejak Desember 2018.

Seperti dilansir Reuters, anjloknya indeks Nikkei hari ini dipicu pelemahan saham sektor otomotif setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pemerintah AS akan menetapkan tarif baru sebesar 5 persen terhadap seluruh produk impor dari Meksiko mulai 10 Juni mendatang sampai imigran ilegal dapat dihentikan memasuki Negeri Paman Sam.

Indeks sektor otomotif terjun 3,2 persen, saham Mazda Motor Corporation, Toyota Motor Company, Nissan Motor Company, dan Honda Motor Company masing-masing turun 7,1 persen, 2,9 persen, 5,3 persen, dan 4,3 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan manufaktur LCD Japan Display meroket 21 persen setelah mendapat suntikan dana dari konsorsium Tiongkok-Taiwan. Saham perusahaan farmasi Ono Pharmaceutical melambung 3,1 persen setelah mengumumkan akan melakukan buyback saham dengan dana senilai 30 miliar yen atau sekitar Rp3,9 triliun.

Nilai tukar dolar AS melemah 0,35 persen terhadap yen menjadi 109,24 yen per dolar AS.