Indeks Kospi Merosot 0,69 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 14,28 poin, atau sekitar 0,69 persen, pada Jumat (24/5/2019), menjadi 2.045,31. Volume perdagangan moderat mencapai 500 juta saham senilai 4,74 triliun won atau sekitar US$3,98 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 624 berbanding 218.

Sentimen pasar memburuk seiring belum terselesaikannya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Para investor meragukan pertemuan AS-Tiongkok di sela-sela pertemuan G-20 yang berlangsung di Jepang bulan depan akan memberikan solusi terhadap tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Saham-saham yang berhubungan dengan AS dan Tiongkok terhantam berlarutnya ketegangan antara kedua negara tersebut,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing membeli saham senilai 85,1 miliar won, memperpanjang aksi beli mereka menjadi tiga sesi beruntun.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics menguat 0,8 persen, sebaliknya saham SK Hynix anjlok 1,31 persen.

Saham perusahaan baja POSCO merosot 1,07 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,39 persen, sedangkan saham Kia Motors turun 0,85 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.189,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,20 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 35,80 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 6.456. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan penguatan tipis 0,48 poin menjadi 2.852,99. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 86,80 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 27.353,93.