ANALIS MARKET (20/5/2019) : Pengumuman Hasil Resmi Dari KPU Akan Jadi Sentimen Positif Buat Pasar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan Jumat (17/5) lalu, IHSG melanjutkan tren pelemahannya ditekan oleh sektor perbankan.

Adapun sector perdagangan yang mengalami JCI’s Top Losers, yaitu: Finance (-1.8%), Infrastructure (-1.6%), dan Consumer (-1.2%).

Sedangkan INNI Index melemah hingga 2,00%, lebih dalam ketimbang IHSG yang turun - 1,17%. Penurunan tersebut disebabkan oleh saham-saham ritel, seperti MAPI (- 6,1%) dan RALS (-4,5%).

Riset juga menyebutkan, pada Jumat (17/5) lalu, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp789 miliar.

Dari sisi global, lambannya pembicaraan perdagangan AS dan Tiongkok akan mempengaruhi komoditas kedelai. AS kemungkinan akan kehilangan pasar ekspor kedelai mereka secara permanen di Tiongkok.

Selain itu, Tiongkok juga tak akan pernah kembali mencapai rekor volume impor kedelai AS seperti yang terjadi pada 2016. Investor domestik mencatatkan net sell pada sektor ritel sebesar Rp91 miliar dan sektor agrikultur sebesar Rp4 miliar.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah 0,38% ke level 25.764. Setelah kemarin AS menambahkan Huawei Technologies ke dalam daftar entri Bureau of Industry and Security (BIS).

Kini, Tiongkok juga merespon dengan memberikan tekanan kepada Apple, perusahaan teknologi AS.

Dari sisi domestik, pengumuman hasil resmi Pemilu 2019 pada 22 Mei oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menjadi sentimen positif bagi IHSG terlebih jika keadaannya kondusif.

“Untuk saat ini, perhatikan saham-saham defensif yang memiliki kinerja stabil seperti BBCA dan UNVR,” jelas analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (20/5/2019).