Indeks Kospi Meningkat 0,53 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 10,94 poin, atau sekitar 0,53 persen, pada Rabu (15/5/2019), menjadi 2.092,78. Volume perdagangan moderat mencapai 556 juta saham senilai 4,86 triliun won atau sekitar US$4,08 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 648 berbanding 195.

Indeks Kospi menguat mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membuat tensi antara AS dan Tiongkok mereda.

“Pasar saham mengalami rebound disebabkan pernyataan positif yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump, bahwa ia akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan G-20 yang berlangsung bulan depan,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 77,5 miliar won dan 48 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 107 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,23 persen dan saham SK Hynix melemah 0,13 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham Kia Motors merosot 0,94 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chemical melambung 2,71 persen, sedangkan saham perusahaan biofarmasi Celltrion naik 0,26 persen.

Nilai tukar dolar AS menguat terhadap dolar AS, naik 0,80 won menjadi 1.188,60 won per dolar AS.

Bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang meningkat 0,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 44,30 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 6.284,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 55,07 poin, atau sekitar 1,91 persen, menjadi 2.938,68. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 146,69 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 28.268,71.