ANALIS MARKET (23/4/2019) : Harga SUN Berpotensi Mengalami Penurunan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pergerakan harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan berpotensi untuk mengalami penurunan di tengah pergerakan imbal hasil surat utang global yang cenderung mengalami kenaikan.

Imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun pada perdagangan kemarin ditutup naik pada level 2,59% dan untuk tenor 30 tahun juga ikut mengalami kenaikan di level 2,99%. Imbal hasil surat utang Jerman (Bund) dengan tenor 10 tahun mengalami kenaikan di level 0,024% dan untuk tenor 30 tahun naik di level 0,682%. Sementara itu, tingkat imbal hasil pada surat utang Inggris untuk tenor 10 tahun dan 30 tahun keduanya mengalami penurunan imbal hasil masing-masing di level 1,191% dan 1,705%.

“Dengan kondisi tersebut maka kami sarankan kepada investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga Surat Utang Negara di pasar sekunder. Bagi investor dengan horizon jangka panjang dapat mengiktui lelang penjualan Surat Utang Negara, dimana pemerintah menawarkan Surat Utang Negara dengan tenor panjang, yaitu FR0077, FR0078, FR0068, FR0079, FR0076,” jelas analis fixed income MNC Securities dalam riset yang dirilis Selasa (23/4/2019).

Sementara itu, pada hari ini, Selasa (23/4/2019), Pemerintah berencana untuk mengadakan lelang penjualan Surat Utang Negara dengan target penerbitan senilai Rp15 triliun dari tujuh seri Surat Utang Negara yang ditawarkan kepada investor.

Pada lelang dua pekan sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp15,72 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp31,84 triliun.

“Kami perkirakan pelaku pasar masih akan mencermati pelaksanaan lelang sebelum kembali melakukan transaksi di pasar sekunder,” tandas I Made.