Indeks Kospi Anjlok 1,38 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 32,12 poin, atau sekitar 1,43 persen, pada Kamis (18/4/2019), menjadi 2.213,77. Penurunan yang terjadi merupakan penurunan tertajam sejak 25 Maret lalu.

Volume perdagangan moderat mencapai 507 juta saham senilai 5,94 triliun won atau sekitar US$5,22 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 672 berbanding 172.

Sentimen pasar memburuk setelah Bank of Korea (BoK) memangkas perkiraan pertumbuhan Korea Selatan untuk tahun ini menjadi 2,5 persen dari sebelumnya 2,6 persen. BoK akan mempertahankan suku bunga 1,75 persen pada April dan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

“Keputusan BoK untuk mempertahankan kebijakan moneter memberikan tekanan terhadap pasar modal,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 150 miliar won dan 151 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 290 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics terjun 3,08 persen setelah ponsel pintar Galaxy Fold produksinya dikabarkan memiliki cacat produksi.  Saham SK Hynix, LG Electronics, dan LG Display masing-masing anjlok 1,25 persen, 2,5 persen, dan 0,23 persen

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion, Hanmi Pharmaceutical, dan Samsung BioLogics masing-masing anjlok 2,4 persen, 2,44 persen, dan 1,28 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air merosot 1,11 persen, sedangkan saham Asiana Airlines melambung 2,95 persen.

Saham perusahaan logistik Hyundai Glovis melambung 3,17 persen, sebaliknya saham CJ Korea Express anjlok 1,83 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing meningkat 2,29 persen, 0,59 persen, dan 1,53 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,15 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.136,90 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen dari sesi sebelumnya.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 3,40 poin menjadi 6.259,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, dan Vietnam menguat. Bursa Filipina tutup sehubungan libur perayaan Tri Hari Suci.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 12,92 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 3.250,20. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 161,42 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 29.963,26.