ANALIS MARKET (18/4/2019) : Harga SUN di Pasar Sekunder Masih Berpeluang Mengalami Kenaikan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pada perdagangan hari ini, Kamis (18/4/2019), diperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder masih berpeluang mengalami kenaikan yang didukung oleh sentimen positif dari pelaksanaan Pemilihan Umum. Hasil hitung cepat Pemilihan Presiden 2019 yang diselenggarakan oleh beberapa Lembaga survey independent seperti Kompas, Indobarometer, LSI Denny JA, SMRC, Indikator, Charta Politika menempatkan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin memimpin perolehan suara dengan rata-rata perolehan sebesar 54% - 55% dibandingkan dengan pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno sebesar 45% - 46%.

Meskipun hanya sebatas hitung cepat, namun persepsi para pelaku pasar akan merespon positif dari perolehan ini, akibat kondisi domestik yang lebih stabil.

Demikian diungkapkan analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra dalam riset yang dirilis Kamis (18/4/2019).

“Adapun data surplus neraca perdagangan serta data kenaikan cadangan devisa negara yang dirilis pada pekan kemarin juga akan menjadi indikasi positif pada perdagangan hari ini,” jelas I Made.

Ditambahkan, seiring dengan masih berlanjutnya sentimen positif atas kenaikan harga Surat Utang negara, disarankan kepada investor untuk melakukan strategi trading yang memanfaatkan momentum kenaikan harga.

“Pelaku pasar juga perlu mencermati perubahan harga Surat Utang Negara dengan fokus pada perubahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika. Beberapa seri yang kami lihat cukup menarik untuk diperdagangkan diantaranya adalah : FR053, FR061, FR0063, FR0070, FR0071, dan FR0073,” terang I Made.

Sementara itu, Pemerintah meraup dana senilai Rp6,06 triliun dengan melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada tanggal 16 April 2019 lalu, untuk seri SPNS03102019 (reopening), PBS014 (reopening), PBS019 (reopening), PBS021 (reopening), PBS022 (reopening), dan PBS015 (reopening).