Indeks Kospi Berakhir Datar Jelang Pertemuan Moon-Trump

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi berakhir datar pada Kamis (11/4/2019), jelang berlangsungnya pertemuan antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Angka indeks hanya bergerak turun 0,05 poin menjadi 2.224,44.

Volume perdagangan moderat mencapai 395 juta saham senilai 5,77 triliun won atau sekitar US$5,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 557 berbanding 256.

“Angka indeks sempat naik dipicu harapan meredanya tensi perdagangan global dan kebijakan moneter Federal Reserve yang cenderung dovish, namun kemudian kehilangan momentum akibat melemahnya saham perusahaan teknologi, ” jelas Yoon Jung-Sun, analis KB Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.  

Investor asing membeli saham senilai 280,27 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing menjual saham senilai 158,8 miliar won dan 111,1 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,96 persen dan 0,25 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing meningkat 2,43 persen dan 0,41 persen.

Saham maskapai penerbangan Korean Air naik 0,46 persen berkat harapan berlangsungnya restrukturisasi setelah meninggalnya chairman Cho Yang-Ho. Perusahaan induk Korean Air, Hanjin KAL, melambung 3,19 persen.

Saham maskapai penerbangan Asiana Airlines meroket 29,75 persen setelah perusahaan induknya, Kumho Asiana Group, menyatakan akan menjual Asiana Airlines apabila gagal melakukan restrukturisasi.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.139,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,39 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 24,80 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 6.198,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 51,97 poin, atau sekitar 1,60 persen, menjadi 3.189,96. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 280,11 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 29.839,45.