Indeks Kospi Melonjak 1,29 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 27,61 poin, atau sekitar 1,29 persen, pada Senin (1/4/2019), menjadi 2.168,28. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 259 juta saham senilai 4,24 triliun won atau sekitar US$3,74 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 657 berbanding 186.

Investor asing dan institusi total membeli saham senilai 433,57 miliar won, sedangkan investor ritel menjual saham senilai 437,79 miliar won.

“Para investor terpengaruh perkembangan positif negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan lalu menyatakan bahwa pertemuan antara kedua belah pihak berlangsung dengan lancar,” jelas Kim Yoon-Bo, analis Cape Investment & Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Pertemuan AS-Tiongkok akan berlanjut di Washington pekan ini, dengan delegasi Tiongkok dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He.

Para investor juga menantikan hasil pertemuan antara Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In pada 11 April mendatang.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics meningkat 0,90 persen dan saham SK Hynix melambung 3,23 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,84 persen dan saham perusahaan baja POSCO melambung 5,34 persen.

Saham perusahaan galangan kapal Hyundai Heavy Industries dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering masing masing melambung 1,95 persen dan 4,83 persen usai Hyundai Heavy Industries menandatangani kesepakatan dengan Korea Development Bank untuk mengakuisisi secara bersama Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering.

Di sisi lain, saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance turun 0,12 persen dan saham perusahaan kosmetik LG Household & Health Care melorot 0,14 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.133,70 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 36,30 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 6.217. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 79,60 poin, atau sekitar 2,58 persen, menjadi 3.170,36. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 510,66 poin, atau sekitar 1,76 persen, menjadi 29.562,02.