ANALIS MARKET (28/3/2019) : Sentimen Global Mendominasi Pergerakan Pasar Obligasi, Investor Direkomendasikan 'Wait and See'

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pasar obligasi tampaknya masih bingung memutuskan untuk bergerak ke arah mana kemarin (27/3).

Belum adanya trigger membuat pasar obligasi memilih sideways pada perdagangan obligasi kemarin.

Namun demikian, ruang penguatan obligasi masih sangat terbatas, sehingga diharapkan para pelaku pasar dan investor lebih berhati hati terhadap pergerakan pasar obligasi hari ini hingga esok hari.

Lebih lanjut, analis Pilarmas menilai, Kamis (28/3/2019) pagi ini, pasar obligasi diperkirakan akan dibuka bervariasi dengan tingkat naik atau turun sebesar 50 bps.

Apabila pergerakan pasar melebihi dari 50 bps, yang diikuti dengan volume yang kuat, maka akan menjadi arah selanjutnya bagi obligasi.

Analis Pilarmas juga menilai, sentimen diperdagangan pada Kamis (28/3) pagi ini masih akan datang dari Brexit.

Proses Brexit sendiri, sepertinya akan mengalami perpanjangan yang panjang setelah Theresa May gagal mendapatkan sekutu di parlement atas untuk perjanjian Brexit tersebut.

Bahkan May menawarkan untuk berhenti mendapatkan persetujuannya, namun DUP, Partai Minoritas dari Irlandia Utara kemarin menyampaikan bahwa pihaknya masih akan tetap menentang proses Brexit tersebut.

Parlemen masih terus berusaha menemukan consensus dan gagal menghasilkan mayoritas.

Opsi yang terbaik adalah proposal untuk tetap di serikat Uni Eropa, dan kembali menempatkan kesepakatan Brexit kedalam pemungutan suara public. Proses ini sendiri masih berjalan setidaknya hingga titik puncak 29 March pekan ini, meskipun ada extra time disana, namun keputusan sebelum 29 March juga penting karena akan menjadi tolok ukur proses Brexit.

Beralih dari sana, Ekonomi China mulai menunjukkan tanda tanda pemulihan setelah sebelumnya melambat dalam beberapa bulan terakhir.

Meskipun ada tekanan, namun ada potensi bahwa pemulihan akan segera dimulai.

Beberapa indicator seperti sentiment pasar, kondisi Bisnis, indeks perdagangan, dan survey manager penjualan mulai menunjukkan kenaikkan yang lebih luas. Indikator ekonomi China secara keseluruhan mulai menunjukkan penguatan.

Apalagi hal ini didukung oleh dukungan Pemerintah China dengan memberikan kredit terhadap usaha Bisnis yang lebih kecil dan pengurangan pajak. Namun hal ini juga harus didukung oleh kesepakatan dagang antara Amerika dan China.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami merekomendasikan wait and see hari ini,” jelas analis Pilarmas dalam riset yang dirilis Kamis (28/3/2019).