Wall Street Menguat Seiring Meredanya Kekhawatiran Resesi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (26/3/2019) seiring meredanya kekhawatiran resesi setelah inversi kurva imbal hasil obligasi Amerika Serikat mengalami pendataran.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 140,90 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 25.657,73. Indeks S&P 500 meningkat 20,10 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 2.818,46. Indeks komposit Nasdaq menguat 53,98 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 7.691,52.  

Dalam sebagian besar sesi perdagangan Selasa, imbal hasil obligasi 10 tahun AS terus meningkat, setelah sebelumnya sempat mencapai level terendah dalam 15 bulan terakhir. Di saat bersamaan, imbal hasil obligasi 3 bulan AS tidak mengalami penurunan, sehingga inversi kurva imbal hasil obligasi menjadi mendatar dan sentimen pasar membaik.

Saham McDonald’s meningkat 0,95 persen setelah jaringan waralaba rumah makan siap saji tersebut mengumumkan rencan untuk mengakuisisi Dynamic Yield dalam upaya mengupgrade tampilan menu drive-thru dan pemesanan mobile.

Seluruh 11 sektor utama S&P 500 meningkat, dipimpin sektor energi yang indeksnya melonjak 1,45 persen.

Indeks kepercayaan konsumen AS mengalami penurunan tajam pada Maret, menjadi 124,1 dari 131,4 pada Februari, menimbulkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam. Belanja konsumen mencakup dua pertiga ekonomi AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2019 melorot sekitar 0,6 persen menjadi US$1.315 per ons. Indeks dolar AS mengalami peningkatan 0,2 persen.

Bursa saham Eropa mengalami rebound pada Selasa, didukung penguatan saham sektor kesehatan dan indikasi bahwa kesepakatan Brexit yang dirancang Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapat dukungan parlemen. Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,8 persen, memutus pelemahan yang berlangsung empat sesi beruntun sebelumnya.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 18,71 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 7.196,29. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 72,83 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 11.419,48.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik 3,20 poin menjadi 9.183,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 46,74 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 5.307,38.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3228 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,5 persen menjadi 1,1716 euro per pound.