Imbal Hasil US Treasury Bertenor 10 Tahun Turun Terbatas pada Perdagangan Senin Kemarin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian MNC Securities yang dirilis Selasa (19/3/2019) menyebutkan, pada perdagangan awal pekan kemarin (18/3), imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun mengalami penurunan terbatas sehingga berada pada level 2,6%.

Hal ini tidak terjadi pada US Treasury bertenor 30 tahun yang mengalami kenaikan sehingga di level 3,013%.

Menurut analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra, perubahan imbal hasil US Treasury tersebut terjadi ditengah kondisi pasar saham Amerika yang ditutup dengan mengalami penguatan, dimana indeks NASDAQ ditutup menguat sebesar 34 bps sehingga berada pada level 7714,48 sedangkan untuk indeks DJIA juga turut mengalami kenaikan sebesar 25 bps sehingga berada pada level 25914,10.

Sementara itu, untuk obligasi Inggris (Gilt) ditutup mengalami penurunan di semua tenornya, baik pada tenor 5, 10 dan 30 tahun, masing-masing di level 0,928%, 1,195%, dan 1,702%.

Sedangkan untuk obligasi Jerman (Bund) mengalami kenaikan untuk semua tenornya baik itu bertenor 10, 20, dan 30 tahun masing-masing dilevel 0,085%, 0,452%, 0,738%.

Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada perdagangan awal pekan kemarin (18/3), mengalami penguatan sebesar 23 pts (0,16%) sehingga berada pada level 14239 per Dollar Amerika.

Penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika ini terjadi sepanjang sesi perdagangan pada kisaran 14220 hingga 14246 per Dollar Amerika, dimana penguatan nilai tukar Rupiah tersebut seiring dengan mayoritas penguatan nilai tukar mata uang regional terhadap mata uang Dollar Amerika.

Adapun yang memimpin penguatan mata uang regional didapati pada mata uang Rupee India (INR) sebesar 0,82% yang diikuti oleh mata uang Won Korea Selatan (KRW) dan mata uang Ringgit Malaysia (MYR) masing-masing sebesar 0,44% dan 0,34%.

Sedangkan mata uang regional yang mengalami pelemahan terbesar didapati pada nilai tukar mata uang Yen Jepang (JPY) sebesar 0,08% dan  selanjutnya juga dialami oleh mata uang Baht Thailand (THB) sebesar 0,03% terhadap mata uang Dollar Amerika