Indeks Kospi Turun 0,41 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 8,77 poin, atau sekitar 0,41 persen, pada Rabu (13/3/2019), menjadi 2.148,41. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 279,21 juta saham senilai 3,98 triliun won atau sekitar US$3,51 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 401 berbanding 400.

Sentimen pasar memburuk setelah tawaran kesepakan Brexit Perdana Menteri Inggris Theresa May kembali ditolak parlemen. Selain itu juga terpengaruh berlarutnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dengan Wakil Perdagangan Amerika Serikat Robert Lighthizer pada Selasa (12/3/2019) menyebutkan bahwa ada beberapa isu besar yang harus diselesaikan sebelum kesepakatan dapat dicapai kedua negara.

“Sentimen pasar memburuk seiring berlarutnya negosiasi perdagangan dan kurang mulusnya pertemuan AS dan Korea Utara di Hanoi,” kata Noh Dong-Kil, analis Shinhan Investment Corporation, seperti dikutip Yonhap News.

“Ketidakpastian di Eropa dan tanda-tanda perlambatan ekonomi global juga berpengaruh negatif terhadap pasar saham lokal,” jelas Noh.

Investor institusi menjual saham senilai 206,2 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing membeli saham senilai 102,45 miliar won dan 96,45 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,79 persen dan 1,33 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 2,39 persen, sedangkan saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,68 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan baja POSCO melonjak 1,59 persen dan saham perusahaan kosmetik LG Household & Healthcare melambung 4,09 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.132,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,45 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 13,60 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 6.161,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura melemah, sedangkan Bursa Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Indonesia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 33,36 poin, atau sekitar 1,09 persen, menjadi 3.026,95. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 113,42 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 28.807,45.