Indeks Kospi Meningkat 0,89 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 19,08 poin, atau sekitar 0,89 persen, pada Selasa (12/3/2019), menjadi 2.157,18. Peningkatan yang terjadi merupakan peningkatan harian tertinggi sejak 20 Februari.

Volume perdagangan moderat mencapai 345,7 juta saham senilai 4,11 triliun won atau sekitar US$3,65 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 590 berbanding 241.

Indeks Kospi terdongkrak ekspektasi bahwa pemerintah Tiongkok akan menerapkan stimulus ekonomi untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Selain itu juga terpengaruh peningkatan penjualan ritel Amerika Serikat sebesar 0,2 persen pada Januari, melampaui ekspektasi penurunan 0,1 persen, yang meredam kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

“Penguatan saham sektor teknologi AS menimbulkan momentum positif bagi saham perusahaan teknologi di pasar saham lokal. Positifnya laporan ritel AS juga turut mendukung pergerakan naik angka indeks,” ungkap Yoon Jung-Seon, analis KB Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing membeli saham senilai 75,86 miliar won dan 930 miliar won. Sedangkan investor ritel menjual saham senilai 22,17 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 2,29 persen dan 1,65 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 3,72 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan operator portal internet Naver anjlok 2,25 persen dan saham perusahaan tembakau KT&G terjun 3,65 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.129,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,9 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 5,40 poin menjadi 6.174,80. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, kecuali di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 33,31 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 3.060,31. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 417,57 poin, atau sekitar 1,46 persen, menjadi 28.920,87.