Wall Street Menguat, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (19/2/2019) dengan ketiga indeks utama di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori positif setelah berlangsungnya libur perbankan.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average bergerak naik 8,07 poin menjadi 25.891,32. Indeks S&P 500 meningkat 4,16 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 2.779,76. Indeks komposit Nasdaq naik 14,36 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 7.486,77.

Saham Walmart yang merupakan komponen indeks Dow Jones melambung 2,21 persen setelah perusahaan yang mengoperasikan jaringan department store tersebut melaporkan laba per saham kuartalan disesuaikan sebesar US$1,41 per saham dari pendapatan US$138,8 miliar atau sekitar Rp1.950 triliun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mencapai harga tertinggi dalam 10 bulan terakhir dipicu optimisme membaiknya hubungan AS-Tiongkok di bidang perdagangan. Harga emas untuk pengiriman April 2019 melambung US$22,70, atau sekitar 1,72 persen, menjadi US$1.344,80 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka berlangsung di kala nilai tukar dolar AS melemah dengan indeks dolar AS turun 0,33 persen menjadi 96,46.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa setelah saham sektor perbankan terpuruk dipicu anjloknya saham HSBC sebesar 4 persen setelah mengumumkan perolehan laba tahunan yang mengecewakan. Indeks sektor perbankan Eropa turun 0,9 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 40,30 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 7.179,17. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 10,01 poin menjadi 11.309,21.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 19,10 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 9.136,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 8,01 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 5.160,52.

Nilai tukar pound sterling menguat 1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3050 per pound yang merupakan nilai tukar tertinggi sejak 5 Februari lalu. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,7 persen menjadi 1,1503 euro per pound.