ANALIS MARKET (12/2/2019) : IHSG Diproyeksi Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan awal pekan, Senin (11/02) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,41% ke level 6,495.00.

IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic bearish dan MACD histogram negatif dengan volume meningkat.

Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Aneka Industri dan Pertambangan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1,65% dan 1,53%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: CPIN, HMSP, UNVR, BBCA, dan ASII. 

Lebih rinci riset menyebutkan, pelemahan yang terjadi pada indeks selama tiga hari berturut-turut perdagangan dikarenakan minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri.

Selain itu, para pelaku pasar juga masih menantikan hasil perundingan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. 
Sementara itu, pada pukul 16:30 (11/02) rilis data Penjualan Ritel bulan Desember 2018 yang tercatat naik 7,7%. 

Adapun pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 132 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.43% ke level 14,034. 

Sementara itu, diperdagangan semalam (11/2), indeks utama bursa saham AS ditutup mixed dengan mayoritas berada dalam teritori positif.

Indeks Dow Jones turun 0.21% ditengah kenaikan dua indeks lainnya yakni S&P dan Nasdaq dengan penguatan masing-masing sebesar 0.07% dan 0.13%. 

Pelemahan pada indeks Dow Jones terjadi dikarenakan rilisnya data Consumer inflation expectations bulan Januari sebesar 2.97% atau turun dari 3%. Sementara itu, dari imbal hasil obligasi 10-tahun tercatat naik 2.9 basis poin menjadi 2.661%.

Hal ini salah satunya dikarenakan negosiasi tarif antara AS dan China kembali dimulai di Beijing. Putaran baru atas pembicaraan ini masih belum menemukan titik terang. 

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan pergerakan di kisaran 6,449-6,535,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Selasa (12/2/2019).