ANALIS MARKET (11/2/2019) : Pasar Obligasi Diperkirakan Masih Akan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pasar obligasi pada akhirnya terus melanjutkan penurunan harga obligasi Jumat (08/2) kemarin.

Para pelaku pasar dan investor melihat resiko global yang terus meningkat, sehingga mendorong untuk menuntut imbal hasil lebih tinggi.

Hal ini seiring dengan kenaikkan CDS dalam beberapa hari terakhir ini, meskipun capital inflow masih terus masuk ke dalam pasar obligasi.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, Senin (11/2) pagi ini, pasar obligasi diperkirakan masih akan melemah dengan potensi melemah. Pelemahan harga obligasi ini juga didukung oleh adanya lelang yang diadakan Pemerintah esok hari (12/2). Biasanya agar tingkat imbal hasil yang diminta juga lebih tinggi dari biasanya,” ungkap analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (11/2/2019).

Lebih lanjut riset juga menyebutkan, selain beberapa gimmick dari dalam Negeri, pemangkasan tingkat suku bunga Bank of India beberapa waktu lalu, diperkirakan akan menjadi acuan bagi Negara Negara ASEAN agar mengikuti jejak yang serupa untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter diseluruh Asia tahun ini.

Didukung oleh Dovish-nya The Fed pada bulan January lalu, tentu mendorong Negara Negara Emerging Market untuk melonggarkan kebijakan moneternya untuk memberikan stimulus perekonomian melalui rendahnya tingkat suku bunga. Negara yang berpotensi untuk melakukan pemangkasan berikutnya adalah Filipina.

Beralih kepada proses Brexit, Perdana Menteri Inggris, Theresa May minggu ini akan meminta Parlemen untuk memberinya lebih banyak waktu untuk menegosiasikan kembali kesepakatan Brexit dengan Uni eropa.

Dengan pemungutan suara yang akan dilakukan pada 14 February nanti, Theresa May akan meminta Parlemen untuk menegaskan kembali keinginannya untuk menghapus klausul Backstop Irlandia yang masih menjadi kontroversial. Namun sisi baiknya adalah, Pemerintah berkomitmen, jika kesepakatan belum terjadi hingga 27 February, maka akan ada mosi lebih lanjut untuk memberikan jaminan agar proses Brexit dapat bergerak maju.

Tentu hal ini merupakan sesuatu yang baik karena sudah cukup lama proses ini berjalan tanpa adanya kemajuan.

“Kami merekomendasikan jual hari ini dengan terfokus pada lelang esok hari (12/2),” jelas analis Pilarmas Investindo Sekuritas.