Jual Aset, UNVR Catat Laba Rp9,1 Triliun Tahun 2018

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Unilever Indonesia, Tbk (UNVR) membukukan laba bersih sebesar Rp 9,1 triliun atau meningkat sebesar 30,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja itu ditopang penjualan aset kategori Spreads yang membukukan keuntungan bersih setelah pajak sebesar Rp 2,1 triliun.

Direktur UNVR, Sancoyo Antarikso mengatakan, berdasarkan laporan keuangan telah audit 2018, tercatat penjualan bersih sebesar Rp 41,8 triliun, atau meningkat 1,5% dibanding tahun 2017.

“Tahun 2018 lalu, kami mampu mempertahankan pertumbuhan yang positif. Hal ini didorong oleh berbagai upaya transformasi yang dilakukan secara berkesinambungan, baik melalui inovasi yang diluncurkan, maupun melalui upaya digitalisasi dalam beberapa aspek operasional bisnis yang kami miliki,” tulis dia dalam siaran pers, Jumat (1/2/2019).

Dalam hal inovasi, Perseroan tahun lalu memasuki kategori bisnis baru melalui peluncuran saus sambal Jawara. Perseroan juga meluncurkan brand baru pada kategori Skin Cleansing yaitu sabun Korea Glow, dan meluncurkan beberapa produk dalam format baru seperti Pond’s Facial Masks, Pond’s BB Powder dan Pond’s Micellar Water.

Dalam hal operasional bisnis, Perseroan melakukan digitalisasi pada sistem distribusi Perseroan yang dinamakan Digital Logistic. Upaya ini mampu membuat Perseroan meningkatkan service level-nya dan dapat melakukan optimalisasi biaya.

Perseroan juga menggunakan analisa big data sehingga mampu membuat konten komunikasi yang efektif dan dapat melakukan pemasaran yang tepat sasaran.

“Berbagai upaya transformasi yang dilakukan Perseroan secara berkesinambungan, membuat kami mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan begitu kami berhasil mempertahankan pertumbuhan positif di tahun lalu,” tutur Sancoyo.