Indonesia Economic Outlook 2020 Ala PermataBank

foto: doc PermataBank

Pasardana.id - Sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi bank pilihan dengan terus membina kemitraan dan menciptakan nilai bermakna bagi stakeholder, PT Bank Permata TBK (PermataBank) menyelenggarakan paparan prospek ekonomi yang bertajuk “Indonesia Economic Outlook 2020”.

Komitmen ini diwujudkan dalam forum dengan pembicara Inka B. Yusgiantoro (Senior Eksekutif Analis Otoritas Jasa Keuangan (OJK)), Raden Pardede (Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik) dan Patrick Walujo (Co-Founder The Northstar Group) dengan economist PermataBank, Josua Pardede sebagai moderator.

Acara Indonesia Economic Outlook ini merupakan acara yang diselenggarakan secara berkala oleh Wholesale Banking – PermataBank untuk memberikan apresiasi dan mempererat hubungan dengan para nasabah utamanya. 

Acara dibuka oleh Direktur Utama PermataBank, Ridha DM Wirakusumah, dihadapan 350 nasabah dan para undangan istimewa lainnya di Raffles Hotel Jakarta.

Tahun ini acara mengambil tema “Maintaining Resilience Amidst Global Uncertainty” sekaligus bertujuan untuk memberikan informasi kepada para pelaku usaha terkait gambaran ekonomi Indonesia dan global di tahun 2020. 

Melihat kembali tahun 2018, perekonomian global mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 3,6% year-on-year (y-o-y), dibandingkan 2017 yang mampu tumbuh sebesar  3,8% y-o-y. 

Meningkatnya ketidakpastian global yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain memanasnya hubungan bilateral antar negara  hingga  kondisi  politik  suatu  negara menjadi faktor utama perlambatan tersebut.

Hal tersebut tentu berdampak pada kinerja ekspor non-migas  Indonesia  yang  masih  didominasi  oleh  barang  mentah.

“Ditengah perekonomian global yang tidak pasti, merupakan tugas kami sebagai bank pilihan nasabah untuk memberikan wawasan mengenai peluang dan tantangan dalam perekonomian Indonesia maupun global di tahun mendatang. Sekaligus mengambil momentum pemerintahan baru, kami berharap insight yang diberikan oleh para narasumber yang kami hadirkan hari ini baik dari OJK maupun pelaku industri yang diwakili oleh KADIN dan venture capitalist, Northstar Group membuka pandangan optimisme baru dalam kelangsungan bisnis di tahun 2020,” ujar Ridha. 

Walaupun pertumbuhan ekonomi dunia semakin melambat, namun momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga.

“Perekonomian Indonesia pada triwulan III 2019 tumbuh 5,02% y-o-y, relatif sama dengan pencapaian triwulan sebelumnya sebesar 5,05% y-o-y. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh permintaan domestik yang tetap terjaga dan kinerja sektor eksternal yang membaik di tengah permintaan global dan harga komoditas global yang menurun,” ungkap Josua Pardede.