Indeks Kospi Naik 0,19 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 3,96 poin, atau sekitar 0,19 persen, pada Senin (2/12/2019), menjadi 2.091,92. Volume perdagangan moderat mencapai 369,62 juta saham senilai 3,96 triliun won atau sekitar US$3,34 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 448 berbanding 364.

Angka indeks naik setelah data terbaru menunjukkan aktivitas pabrik di Tiongkok mengalami peningkatan lebih tinggi dari perkiraan pada November berkat stimulus yang diluncurkan pemerintah Negeri Panda.

Meski indeks Kospi berakhir di teritori positif, investor asing terus melakukan aksi jual untuk sesi ke-18 beruntun yang merupakan rentetan aksi jual terpanjang sejak Januari 2013. Investor asing menjual saham senilai 392 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel total membeli saham senilai 359 miliar won.

“Perhatian para investor selanjutnya tertuju kepada finalisasi kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Apabila sampai pertengahan Desember finalisasi kesepakatan tidak tercapai, maka akan ada penerapan tarif impor baru terhadap produk Tiongkok yang diimpor AS,” kata Noh Dong-Kil, analis NH Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,2 persen, sebaliknya saham SK Hynix turun 0,5 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor meningkat 0,4 persen, sedangkan saham Kia Motors anjlok 1,4 persen.

Saham perusahaan utilitas Korea Electric Power melonjak 1,3 persen dan saham maskapai penerbangan Korean Air Lines tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,90 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.183,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,24 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 16,30 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 6.862,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Thailand dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 3,83 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 2.875,81. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 90,59 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 26.437,08.