Laba Sainsbury’s Tergerus Biaya Penutupan Toko Argos

foto: istimewa

Pasardana.id - Sainsbury’s yang merupakan jaringan supermarket terbesar kedua di Inggris mengalami penurunan perolehan laba yang signifkan pada semester pertama tahun ini, yang mencakup periode 28 pekan sampai 21 September 2019.

Seperti dilansir BBC News, Kamis (7/11/2019), perolehan laba sebelum pajak Sainsbury’s hanya mencapai 9 juta pound sterling, atau sekitar Rp162,4 miliar, dalam semester I 2019. Pada semester I 2018, Sainsbury’s dapat mencatatkan perolehan laba sebelum pajak sebesar 107 juta pound.

Penjualan pada semester I 2019 merosot 1 persen, dengan penjualan produk makanan turun 0,1 persen. Penjualan merchandise anjlok 2,5 persen dan penjualan pakaian merosot 1,2 persen.

Selain akibat penurunan penjualan, laba Sainsbury’s juga tergerus biaya penutupan 70 toko ritel Argos yang kemudian diintegrasikan dengan supermarket milik Sainsbury’s. Argos merupakan anak perusahaan Sainsbury’s yang diakuisisi dari Home Retail Group pada 2016 lalu.

Untuk kedepannya, Sainsbury’s memperkirakan pasar ritel masih akan tetap kompetitif dan prospek pembelian konsumen masih diwarnai ketidakpastian.