WSBP Raih Porsi Perolehan Kontrak Baru Eksternal Sebesar 52 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih berbagai proyek dari pasar eksternal sehingga porsi nilai kontrak eksternal per Oktober 2019 sebesar 52 persen.

“Dengan adanya kontrak baru ini, total perolehan nilai kontrak WSBP baik dari internal maupun eksternal hingga Oktober 2019 sebesar Rp 4,36 triliun,” ujar Agus Wantoro, Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk dalam siaran pers, Rabu (6/11).

Agus mengungkapkan, porsi nilai kontrak eksternal per Oktober 2019 adalah 52% atau telah melalui target tahun 2019 sebesar 40%. 

Perseroan berhasil meraih berbagai proyek dari pasar eksternal yaitu Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan yang merupakan kerjasama dengan Hyundai senilai Rp 217 miliar dan Pembangunan Apartemen Modernland (Modernland Group) di Jakarta Garden City senilai Rp 77 miliar. 

Pada Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan ini, perusahaan menyuplai produk spun pile berdiameter 500 mm.

Adapun pada proyek pembangunan Apartemen, WSBP akan menyuplai produk ready mix . Selain itu, WSBP menyuplai produk tetrapod pada proyek senilai 217,5 miliar

Beberapa proyek besar lainnya yang telah diperoleh sebelumnya antara lain; Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 2 dan 3, Apartement Tokyo Riverside, Tol Pekanbaru - Dumai Seksi 6C, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Ramp on & off, Bandara Kulonprogo, Bendungan Leuwikeris, PLTGU Tambak Lorok, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Addendum Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi II, Bandara Sultan Hasanuddin, dan proyek lainnya.

Sekadar informasi, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terbentuk resmi sebagai entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) pada 7 Oktober 2014.

WSBP adalah perusahaan produksi beton precast dan ready mix dengan kapasitas produksi saat ini terbesar di Indonesia. Perseroan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 September 2016. 

Kinerja WSBP juga didukung dengan 3 (tiga) sertifikasi sistem manajemen terintegrasi pada tahun 2017 yaitu ISO 9001: 2015 terkait Quality Management System, 14001:2015 mengenai Environment Management System, dan OHSAS 18001:2007 mengenai Occupational, Health and Safety Management System sebagai suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3.