Indeks Kospi Turun 0,10 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 2,15 poin, atau sekitar 0,10 persen, pada Selasa (26/11/2019), menjadi 2.121,35. Volume perdagangan moderat mencapai 524 juta saham senilai 7,4 triliun won atau sekitar US$6,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 534 berbanding 291.

Indeks Kospi berakhir turun seiring aksi jual yang dilakukan investor asing setelah angak indeks meningkat secara signifikan di awal perdagangan dipicu kembali mencuatnya optimisme terhadap terjadinya finalisasi kesepakatan dagang fase pertama antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam waktu dekat.

“Investor asing melakukan penjualan sebagai bentuk penyesuaian terhadap MSCI Emerging Markets Indeks, sehingga indeks Kospi berakhir di teritori negatfi,” kata Choi You-June, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melakukan penjualan saham untuk sesi ke-14 beruntun, sebesar 858 miliar won hari ini. Sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing membeli saham senilai 760,2 miliar won dan 64,4 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham SK Hynix meningkat 0,73 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing anjlok 2 persen dan 1,68 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,70 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.176,70 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 56,10 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 6.787,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Thailand melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pegerakan nait terbatas 0,89 poin menjadi 2.907,06. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 79,12 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 26.913,92.