Indeks Kospi Melonjak 1,02 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 21,54 poin, atau sekitar 1,02 persen, pada Senin (25/11/2019), menjadi 2.123,50. Volume perdagangan moderat mencapai 392,2 juta saham senilai 4,3 triliun won atau sekitar US$3,65 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 685 berbanding 156.

Indeks Kospi melonjak seiring mencuatnya harapan terjadinya finalisasi kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kedua negara kemungkinan besar akan menunda rencana penetapan tarif impor baru yang sedianya mulai berlaku 15 Desember mendatang.

“Pasar saham lokal menguat usai Presiden AS Donald Trump menyatakan finalisasi kesepakatan dagang AS-TIongkok akan segera terjadi. Sentimen pasar semakin membaik setelah Trump mengeluarkan komentar yang netral terkait penegakan hak asasi manusia di Hong Kong,” kata Kim Hoon-Gil, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melakukan aksi jual untuk sesi ke-13 beruntun, melepas saham senilai 259,5 miliar won hari ini. Investor ritel menjual saham senilai 140,7 miliar won, sedangkan investor institusi membeli saham senilai 358,9 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,39 persen, sedangkan saham perusahaan operator portal internet Naver melambung 3,88 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melonjak 1,21 persen dan 1,13 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2,90 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.176 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 21,60 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 6.731,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 20,88 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 2.906,17. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 382,71 poin, atau sekitar 1,44 persen, menjadi 26.977,79.