Indeks Kospi Naik 0,26 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 5,36 poin, atau sekitar 0,26 persen, pada Jumat (22/11/2019), menjadi 2.101,96. Volume perdagangan mencapai 495 juta saham senilai 4 triliun won atau sekitar US$3,43 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 414 berbanding 402.

Indeks Kospi naik setelah perundingan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dikabarkan akan berlanjut di Beijing. Rencana pengenaan tarif baru pada 15 Desember berpeluang untuk mengalami penundaan sehingga memberikan angin segar kepada para investor.

“Pengenaan tarif baru akan menjadi halangan besar membaiknya hubungan AS-Tiongkok, sehingga rencana penundaan mendapat sambutan yang sangat baik oleh pasar,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham untuk sesi ke-12 beruntun, hari ini sebesar 286 miliar won. Sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing membeli saham senilai 241 miliar won dan 8 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,18 persen dan 0,99 persen. Saham Samsung SDI naik 0,43 persen.

Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom dan LG Uplus melonjak 1,24 persen dan 1,79 persen. Saham KT naik 0,18 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 1,53 persen dan 1,13 persen. Saham perusahaan baja POSCO turun 0,23 persen, sebaliknya saham Hyundai Steel naik 0,16 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.178,90 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 36,90 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 6.709,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 18,35 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 2.885,29. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 80,50 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 26.547,38.