Indeks Kospi Meningkat 0,79 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 16,83 poin, atau sekitar 0,79 persen, pada Selasa (12/11/2019), menjadi 2.140,92. Volume perdagangan mencapai 601,77 juta saham senilai 5,6 triliun won atau sekitar US$4,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 428 berbanding 382.

Indeks Kospi naik berkat aksi beli para investor terhadap saham sektor teknologi dan otomotif. “Meski ketidakpastian meliputi negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta aksi demonstrasi di Hong Kong semakin memanas, indeks Kospi masih berakhir di teritori positif berkat aksi beli investor ritel,” kata Choi You-June, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel membeli saham senilai 28 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 40 miliar won dan 14 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 1,94 persen dan 2,34 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing melonjak 1,62 persen, 1,75 persen, dan 1,24 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing melemah 0,27 persen dan 0,38 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.160,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,49 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 19,50 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 6.753. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 4,85 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 2.914,82. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 138,73 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 27.065,28.