Indeks Nikkei Turun 0,61 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 131,40 poin, atau sekitar 0,61 persen, pada Rabu (9/10/2019), menjadi 21.45638. Indeks Topix juga melemah, turun 0,30 persen menjadi 1.581,70.

Seperti diwartakan Reutes, meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok memicu penurunan indeks Nikkei. Kementerian Luar Negeri AS menetapkan pembatasan visa terhadap para pejabat pemerintah dan partai komunis Tiongkok yang bertanggung jawab terhadap terjadinya penahanan dan penyiksaan atas minoritas Muslim di provinsi Xinjiang.

Saham perusahaan Jepang dengan pangsa pasar yang besar di Tiongkok melemah secara signifikan. Saham perusahaan robotika Fanuc anjlok 1,6 persen, sedangkan saham perusahaan semikonduktor Sumco dan Advantest masing-masing terjun 3,4 persen dan 2,4 persen.

Saham perusahaan otomotif Nissan Motor merosot 1,1 persen setelah menunjuk Makoto Uchida sebagai CEO baru. Saham perusahaan utilitas Kansai Electric Power melambung 2,5 persen setelah Makoto Yagi mundur dari jabatan chairman akibat skandal gratifikasi.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 107,15 yen per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,61 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 46,70 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 6.546,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 11,29 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 2.924,86. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 185,96 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 25.707,44.

Bursa Efek Korea di Seoul, Korea Selatan, tutup sehubungan berlangsungnya perayaan Hari Abjad Korea.