ANALIS MARKET (09/10/2019) : Kemungkinan Rupiah Menguat Menuju Kisaran Antara Rp.14.140 - Rp.14.160 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘merah’, indikasi indeks di bursa Asia akan turun hari ini, Rabu (09/10), ditambah turunnya indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. 

Sementara mata uang kuat Asia, yen, HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa membuat rupiah berpotensi menguat.

“Kemungkinan rupiah menguat menuju kisaran antara Rp.14.140 - Rp.14.160 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Rabu (09/10/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti perihal data penjualan semen pada Januari - Agustus 2019 yang tercatat 46,7 juta ton, turun 1% yoy.

Penurunan ini terutama berasal dari pasar domestik sebagai dampak melesunya sektor properti.

Penjualan semen sebagai salah satu indikator konsumsi rumah tangga kemungkinan juga akan melambat pada triwulan ke-3 2019 ini. 

Sementara dari faktor eksternal, investor khawatirkan kesepakatan dalam perundingan perang dagang AS-China yang sudah berlangsung selama 15 bulan ini gagal, karena Washington menambah daftar hitam terhadap delapan (8) perusahaan teknologi China dengan tuduhan terlibat pelanggaran HAM.

Di saat yang sama, Presiden Trump mengancam Turki jika melakukan serangan terhadap Suriah terkait suku Kurdi yang dianggap sebagai teroris oleh pemerintah Turki.