Boeing Dituduh Utamakan Laba daripada Keselamatan

foto: istimewa

Pasardana.id - Senat Amerika Serikat telah menuduh perusahaan manufaktur pesawat terbang Boeing telah melakukan kesengajaan untuk menutupi kondisi sesungguhnya agar mendapat izin penerbangan kembali Boeing 737 MAX 8 dari pihak regulator.

Pernyataan tersebut muncul saat CEO Boeing Dennis Muilenburg menghadap Senate Commerce Committee di Washington DC, Selasa (29/10/2019).

Seperti dilansir BBC News, para senator AS kini memiliki keyakinan bahwa Boeing telah menempatkan perolehan laba lebih utama dari keselamatan penumpang pesawat terbang yang diproduksinya.

Kecelakaan fatal yang dialami dua Boeing 737 MAX 8, termasuk milik maskapai penerbangan Indonesia Lion Air, menewaskan ratusan orang.

Muilenburg dalam sesi tanya jawab mengakui bahwa Boeing telah melakukan kesalahan. “Kami telah belajar dari kedua kecelakaan yang terjadi dan telah mengidentifikasi perubahan-perubahan yang perlu dilakukan,” ucapnya.

Oktober tahun lalu, Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air jatuh sehingga 189 orang tewas. Lima bulan kemudian, Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh dan menyebabkan 157 orang tewas.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengumumkan penyebab kecelakaan Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air merupakan kombinasi dari faktor mekanik, desain pesawat, komunikasi pilot dan kopilot, dan faktor-faktor lainnya.