Menko Luhut Merasa Bangga dan Mengklaim LRT Jabodebek Lebih Unggul Dari MRT

Foto : istimewa

Pasardana.idMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku bangga bahwa proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh PT INKA. Sehingga, proyek ini harus dihargai betul karena merupakan kerja putra-putri dari bangsa Indonesia.

"Ini prestasi sendiri putra-putri Indonesia. Saya dari Bogor ikuti Presiden. Saya lapor ke beliau, pak maaf ini sedikit masih ada kurang-kurang. Pak Presiden bilang, tidak apa-apa, yang penting buatan Indonesia. Selamat sekali lagi buat PT INKA dan PT Adhi Karya," kata Luhut saat menemani Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau progres pembangunan proyek LRT Jabodebek di Cibubur, Minggu (13/10/2019) kemarin.

Peninjauan ini bertepatan dengan prosesi pengangkatan kereta pertama LRT Jabodebek di pitstop Stasiun Harjamukti. Sebanyak satu rangkaian (trainset) yang terdiri dari 6 kereta (car) diangkat ke atas rel menggunakan Gantry Crane.

Luhut juga mengklaim LRT Jabodebek buatan PT INKA lebih unggul dibanding MRT Jakarta.

Seperti diketahui, MRT Jakarta menggunakan kereta rel listrik produksi Sumitomo Corporation, Jepang, bekerjasama dengan Nippon Sharyo.

"Teknologinya sudah di generasi ketiga, lebih bagus dibanding teknologi MRT Jakarta," tutur dia di Cibubur, Minggu (13/10/2019).

Proyek LRT Jabodebek yang ditangani oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ini rencananya akan resmi beroperasi pada November 2021. Saat ini, progres pembangunan sendiri telah mencapai 65,77 persen.

Menelan biaya investasi sebesar Rp 29,9 triliun, sebagian besar investasi akan ditanggung oleh PT KAI dengan nilai Rp 25,7 triliun dan Rp 4,2 triliun sisanya ditanggung oleh PT Adhi Karya.

Informasi saja, pada Selasa (8/10) telah dilakukan pengiriman kereta tersebut dari pabrik PT INKA (Persero) yang terletak di kota Madiun, Jawa Timur menuju Cibubur.

Rangkaian dikirimkan melalui jalur darat menggunakan 6 buah multi-axle dan memakan waktu selama empat hari. Pengiriman dilakukan melalui jalur Tol Trans Jawa dan bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan jarak tempuh sekitar 643 km.