Wall Street Menguat, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (7/1/2019) setelah melewati perdagangan yang volatil dipicu data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 98,19 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 23.531,35. Indeks S&P 500 meningkat 17,75 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 2.549,69. Indeks komposit Nasdaq melonjak 84,61 poin, atau sekitar 1,26 persen, menjadi 6.823,47.

Sektor jasa AS berekspansi dalam laju yang lebih lambat dari ekspektasi pada Desember 2018. Institute for Supply Management dalam laporannya yang dirilis Senin menyebutkan bahwa indeks non-manufaktur berada di angka 57,6 pada Desember 2018, di bawah estimasi para analis dan angka bulan November 2018.

Jumat lalu, pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell mengindikasikan akan berlangsungnya perlambatan pengetatan kebijakan moneter. Menurutnya, para pejabat The Fed memperhatikan dengan seksama kondisi pasar finansial dan kebijakan The Fed akan fleksibel menyesuaikan dengan kondisi terbaru.

Bank sentral AS tersebut, menurut Powell, tidak akan ragu untuk menyesuaikan rencana reduksi neraca keuangan jika hal tersebut menyebabkan permasalahan di pasar finansial.

Suku bunga The Fed meningkat empat kali tahun lalu. Laju peningkatan suku bunga The Fed yang telah berlangsung menyebabkan pasar finansial global terguncang.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 naik 0,3 persen menjadi US$1.289,90 per ons. Indeks dolar AS turun 0,4 persen menjadi 95,736.

Bursa saham Eropa melemah pada Senin setelah kekhawatiran terhadap perekonomian zona euro, Brexit, dan terjadinya government shutdown di AS menutupi optimisme yang muncul dari berlangsungnya pertemuan AS-Tiongkok.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 26,54 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 6.810,88. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 19,88 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 10.747,81.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 38,50 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 8.776,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 17,94 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 4.719,17.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2750 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,4 persen menjadi 1,1122 euro per pound.