Indeks Nikkei Melonjak 1,06 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melonjak 216,95 poin, atau sekitar 1,06 persen, pada Kamis (31/1/2019), menjadi 20.773,49. Indeks Topix juga menguat, melonjak 1,1 persen menjadi 1.567,49 yang merupakan angka penutupan sejak pertengahan Desember lalu.

Dalam sebulan terakhir, indeks Nikkei melambung 3,8 persen. Sebelumnya pada Desember, indeks Nikkei terjun 10,5 persen.

Rebound Nikkei, seperti dilansir Reuters, dipicu sentimen positif yang muncul setelah Federal Reserve Amerika Serikat mempertahankan suku bunga dan menyatakan akan memperhatikan dengan seksama kondisi perekonomian dunia sebelum melakukan perubahan.

Menurut para analis, meski berdampak positif terhadap pasar saham, namun kehati-hatian The Fed membuat nilai tukar dolar AS melemah terhadap yen dan menimbulkan tekanan terhadap perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor. Nilai tukar dolar AS melemah 0,3 persen terhadap yen menjadi 108,78 yen per dolar AS.

Saham perusahaan semikonduktor Advantest melambung 7,9 persen setelah meningkatkan perkiraan perolehan laba operasiona tahunan. Saham TDK melambung 8,1 persen setelah perkiraan perolehan laba operasional tahunan perusahaan tersebut mencapai 110 miliar yen, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Saham perusahaan semikonduktor Screen Holdings terjun 10 persen setelah memangkas perkiraan perolehan laba menjadi 17 miliar yen dari 30,5 miliar yen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2019. Screen Holdings juga memangkas pembagian dividen menjadi 91 yen per saham dari sebelumnya 155 yen per saham.

Saham Dainippon Sumitomo Pharma terjun bebas 17 persen. Pada sesi sebelumnya, saham perusahaan farmasi tersebut terjun 19 persen akibat kegagalan pengembangan pengobatan terhadap pasien yang mengalami stroke.

Saham SanBio, perusahaan yang bekerjasama dengan Sumitomo Pharma dalam pengobatan terhadap pasien yang mengalami stroke, anjlok 17 persen. Saham SanBio terjun bebas 26 persen pada sesi sebelumnya.