ANALIS MARKET (31/1/2019) : Pergerakan IHSG Akan Dipengaruhi Penentuan Suku Bunga The Fed dan FOMC Statement

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas Indonesia menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat, di level 6,464.19 (+0.43%), kemarin (30/1).

Secara teknikal, penguatan didorong dengan volume tinggi dan rentang penguatan masih terbuka hingga resistance upper Bollinger band.

Penguatan didorong oleh sektor Infrastruktur (+1.38%) dan sektor Konsumer (+1.25%). Penguatan didorong oleh antisipasi investor menjelang penentuan suku bunga the Fed yang diperkirakan akan tetap di level 2.50%.

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat, semalam (30/1). Dow Jones ditutup 24,579.96 (+0.21%), NASDAQ ditutup 7,028.29 (- 0.81%), S&P 500 ditutup 2,640.00 (-0.15%).

Pasar US ditutup menguat secara menyeluruh setelah The Fed memutuskan untuk menahan peningkatan suku bunga dan berkomentar untuk lebih bersabar dalam meningkatkan suku bunga kedepanya.

Selain itu, laporan keuangan Boeing dan Apple cukup baik walaupun telah ada sinyal pemangkasan outlook pada penjualan di pasar China untuk tahun ini. Investor akan mendapat dorongan positive dari The Fed untuk sementara waktu.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diprediksi menguat dengan Resistance di level 6,473 - 6,483 dan Support di level 6,425 - 6,444. Pergerakan akan dipengaruhi penentuan suku bunga The Fed dan FOMC statement,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (31/1/2019).