Departemen Kehakiman AS Tujukan 23 Tuntutan Hukum Terhadap Huawei

foto: istimewa

Pasardana.id - Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Senin (28/1/2019) telah melakukan serangkaian penuntutan hukum terhadap Huawei Technologies Company dan CFO perusahaan telekomunikasi Tiongkok tersebut, Meng Wanzhou.

Seperti dilansir BBC News, tuntutan hukum yang ditujukan kepada Huawei mencapai 23 buah, antara lain melakukan penipuan perbankan dan transfer rekening, menghalangi penyelidikan, dan melakukan pencurian teknologi dari perusahaan telekomunikasi AS T-Mobile.

Meng ditangkap di Kanada bulan lalu atas permintaan pemerintah AS dengan tuduhan melakukan ekspor ke Iran, melalui Huawei Device USA dan Skycom Tech, meski negara tersebut tengah berada dalam sanksi AS.

Beberapa negara telah meningkatkan perhatian terhadap keamanan terkait Huawei dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah AS menganjurkan perusahaan-perusahaan dan negara lain untuk tidak membeli produk Huawei, karena teknologi Huawei dapat digunakan pemerintah Tiongkok untuk melakukan spionase.

Huawei adalah salah satu perusahaan penyedia peralatan dan layanan telekomunikasi terbesar di dunia, belum lama ini melewati Apple sebagai perusahaan manufaktur ponsel pintar terbesar kedua di dunia setelah Samsung.