Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Alami Rebound

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (24/1/2019) dipicu positifnya laporan perolehan laba maskapai penerbangan dan perusahaan semikonduktor yang menutupi kekhawatiran terhadap tensi perdagangan global dan perlambatan pertumbuhan Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, bergerak turun 21,21 poin menjadi 24.554,41. Indeks S&P 500 naik 3,66 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 2.642,36. Indeks komposit Nasdaq meningkat 47,69 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 7.073,46.

Saham maskapai penerbangan American Airlines, Southwest Airlines, dan JetBlue Airlines masing-masing melambung 6,4 persen, 6,3 persen, dan 5,1 persen. Saham perusahaan semikonduktor Xilinx, Texas Instruments, dan Lam Research masing-masing meroket 18,44 persen, 6,9 persen, dan 15,7 persen.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor teknologi informasi meningkat sekitar 1 persen memimpin penguatan yang berlangsung.

Kekhawatiran para investor terhadap tensi perdagangan global berlanjut setelah Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross menyebutkan bahwa kesepakatan dagang dengan Tiongkok masih jauh dari realisasi.

Dalam laporan yang dirilis Kamis, Conference Board yang merupakan organisasi bisnis nirlaba menyebutkan pertumbuhan ekonomi AS akan mengalami perlambatan tahun ini menjadi hanya 2 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan dipicu penguatan nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 turun US$4,20, atau sekitar 0,33 persen, menjadi US$1.279,80 per ons. Indeks dolar AS naik 0,50 persen menjadi 96,62.

Bursa saham Eropa mengalami rebound pada Kamis dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,5 persen dipicu lonjakan saham perusahaan semikonduktor. Saham STMicro meroket 10 persen, sementara saham AMS, Siltronic, Infineon, dan ASML melambung antara 4 sampai 7 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 23,93 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 6.818,95. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 58,64 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 11.130,18.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 21,20 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 9.150. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 31,58 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 4.871,96.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS, menjadi US$1,3045 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1477 euro per pound.